Kondisi Umum Desa
31 Januari 2017 19:19:07 WIB
Kondisi Geografi
Secara geografis, Desa Kedungjajang terletak pada 08° 02ʹ 924ʺ LS dan 113° 14ʹ 016ʺ BT. Topografi ketinggian desa ini adalah berupa daratan sedang yaitu sekitar 377 Ft dpl. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Lumajang tahun 2010, curah hujan di Desa Kedungjajang rata-rata mencapai 1.626 mm/th. Curah hujan terbanyak terjadi pada bulan Desember hingga mencapai 319 mm/th yang merupakan curah hujan tertinggi selama kurun waktu 8 (delapan) tahun terakhir.
Secara administratif Desa Kedungjajang terletak di wilayah Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang dengan Desa tetangga sebagai batas wilayah. Batas sebelas utara berbatasan dengan Desa Grobogan Kecamatan Kedungjajang. Sebelah barat berbatasan dengan Desa Krasak Kecamatan Kedungjajang. Sebelah selatan berbatasan dengan Desa Wonorejo Kecamatan Kedungjajang. Sedangkan sebelah timur berbatasaan dengan Desa Curahpetung Desa Kedungjajang.
Sebagai ibukota kecamatan, jarak dari kantor desa ke Kantor Kecamatan Kedungjajang relatif dekat. Jarak tempuh dari kantor Desa Kedungjajang ke Kantor Kecamatan Kedungjajang sekitar 0.5 km yang dapat ditempuh selama 2 menit dengan mengendarai kendaraan bermotor. Sedangkan jarak tempuh ke ibukota Kabupaten sekitar 9 km. Yang dapat ditempuh selama 15 menit dengan kendaraan bermotor.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (Kecamatan Kedungjajang dalam Angka Tahun 2014), secara keseluruhan, luas tanah Desa Kedungjajang adalah 368 Ha yang terdiri dari tanah sawah seluas 316 Ha, tanah kering seluas 50 Ha dan tanah jenis lainnya seluas 2 Ha. Dengan peruntukan sebagai lahan pertanian seluas 316 Ha, sebagai pekarangan dan tanah bangunan seluas 50 Ha sedangkan untuk keperluan lainnya seluas 2 Ha.
Kondisi Demografi
Berdasarkan data administrasi kependudukan Pemerintah Desa akhir tahun 2013, jumlah penduduk Desa Kedungjajang adalah 3.145 jiwa dengan rincian 1.603 jiwa laki-laki dan 1.542 jiwa perempuan. Jumlah tersebut secara keseluruhan terbagi menjadi 886 Kepala Keluarga.
Agar dapat mendeskripsikan dengan lebih lengkap tentang informasi keadaan kependudukan di Desa Kedungjajang, maka perlu diidentifikasi jumlah penduduk dengan menitikberatkan pada klasifikasi usia seperti yang terlihat pada tabel 1 berikut :
Tabel 1
Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia
|
No |
Usia |
Jumlah |
Prosentase |
|
1 |
0-4 |
125 jiwa |
3.97 |
|
2 |
5-9 |
237 jiwa |
7.53 |
|
3 |
10-14 |
250 jiwa |
7.95 |
|
4 |
15-19 |
207 jiwa |
6.58 |
|
5 |
20-24 |
231 jiwa |
7.34 |
|
6 |
25-29 |
250 jiwa |
7.94 |
|
7 |
30-34 |
264 jiwa |
8.39 |
|
8 |
35-39 |
247 jiwa |
7.85 |
|
9 |
40-44 |
293 jiwa |
9.31 |
|
10 |
45-49 |
232 jiwa |
7.37 |
|
11 |
50-54 |
233 jiwa |
7.40 |
|
12 |
55-58 |
194 jiwa |
6.17 |
|
13 |
>59 |
382 jiwa |
12.15 |
|
Jumlah Total |
3.145 jiwa |
100 |
|
Sumber : profil desa tahun 2014
Dari data di atas nampak bahwa penduduk usia produktif 21-50 tahun Desa Kedungjajang sekitar 1.517 atau hampir 48.23%. Hal ini merupakan modal berharga bagi pengadaan tenaga produktif bagi pembangunan desa.
Dari data profil desa tahun 2014, diketahui bahwa dari total 886 KK terdapat 122 KK kurang sejahtera. Angka tersebut tergolong tinggi karena mencapai 13.77 % dari jumlah keseluruhan Kepala Keluarga.
Di bawah ini adalah tabel 2 yang menunjukkan tingkat rata-rata pendidikan warga Desa Kedungjajang.
Tabel 2
Tingkat Pendidikan Masyarakat
|
No |
Keterangan |
Jumlah |
Prosentase |
|
1 |
Buta Huruf Usia 10 tahun ke atas |
0 |
0 |
|
2 |
Tidak Tamat SD |
210 |
19.25 |
|
3 |
Tamat Sekolah SD |
418 |
38.31 |
|
4 |
Tamat Sekolah SLTP |
260 |
23.84 |
|
5 |
Tamat Sekolah SMA |
172 |
15.76 |
|
6 |
Tamat Sekolah PT/ Akademi |
31 |
2.84 |
|
Jumlah Total |
1.091 |
100 |
|
Sumber : profil desa tahun 2014
Dari tabel 2 di atas menunjukan bahwa mayoritas penduduk Desa Kedungjajang mampu menyelesaikan sekolah di jenjang pendidikan wajib belajar sembilan tahun (SD dan SLTP). Dalam hal kesediaan sumber daya manusia (SDM) terdidik yang memadahi dan mumpuni, keadaan ini merupakan tantangan tersendiri. Sebab ilmu pengetahuan setara dengan kekuasaan yang akan berimplikasi pada penciptaan kebaikan kehidupan.
Agama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, merupakan faktor penting yang ikut menentukan kualitas sumber daya manusia yang ada. Berdasarkan data profil desa tahun 2014, diketahui bahwa jumlah penganut agama islam sebanyak 3.124 jiwa dan penganut agama kristen protestan sebanyak 21 jiwa. Dengan jumlah masjid sebanyak 5 buah dan jumlah mushollah sebanyak 20 buah.
Tingkat pendidikan dan kesehatan masyarakat berkaitan erat dengan tingkat pendapatan. Dimana hal tersebut dipengaruhi oleh mata pencaharian mayoritas masyarakat. Secara umum mata pencaharian warga masyarakat Desa Kedungjajang dapat dikelompokkan dalam beberapa sektor yaitu pertanian, jasa/perdagangan, industri dan lain-lain. Berdasarkan data BPS tahun 2014, masyarakat yang bekerja di sektor pertanian berjumlah 887 orang, yang bekerja disektor jasa berjumlah 26 orang, yang bekerja di sektor industri 20 orang, dan bekerja di sektor lain-lain 318 orang. Dengan demikian jumlah penduduk yang mempunyai mata pencaharian berjumlah 1.526 orang. Berikut ini adalah tabel 3 tentang jumlah penduduk berdasarkan mata pencaharian.
Tabel 3
Jenis Mata Pencaharian dan Jumlahnya
|
No |
Macam Pekerjaan |
Jumlah |
|
|
1 |
Pertanian |
887 orang |
|
|
2 |
Jasa/ Perdagangan 1. Jasa Pemerintahan 2. Jasa Perdagangan 3. Jasa Angkutan 4. Jasa Ketrampilan 5. Jasa lainnya |
34 Orang 211 Orang 28 Orang 22 Orang 6 Orang |
|
|
3 |
Sektor Industri |
20 Orang |
|
|
4 |
Sektor lain |
318 Orang |
|
|
Jumlah |
1.526 Orang |
||
Kondisi Sosial
Warga Desa Kedungjajang terdiri dari beragam golongan dengan latar belakang, tingkat ekonomi, mata pencaharian dan pendidikan yang beragam. Eksistensi pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan tingkat perekonomian pada khususnya. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan masyarakat yang pada gilirannya akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan dan lapangan kerja baru. Dengan sendirinya akan membantu program pemerintah dalam mengentaskan pengangguran dan kemiskinan. Pendidikan biasanya akan dapat mempertajam sistematika berpikir atau pola pikir individu, selain mudah menerima informasi yang lebih maju dan tidak gagap teknologi.
Kurangnya kualitas pendidikan tingkat di Desa Kedungjajang tidak terlepas dari terbatasnya sarana dan prasarana pendidikan yang ada, di samping tentu masalah ekonomi dan pandangan hidup masyarakat. Sarana pendidikan di Desa Kedungjajang baru tersedia di level pendidikan dasar 6 tahun (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), sementara akses ke pendidikan menengah atas berada di tempat lain yang relatif jauh. Berikut ini adalah tabel 4 yang menunjukkan jumlah sarana pendidikan dan tingkatannya berdasarkan data Pemerintah Desa Tahun 2014:
Tabel 4
Sarana Pendidikan dan Tingkatannya
|
No |
Tingkat Pendidikan |
Jumlah |
Jumlah Guru |
Jumlah Murid |
|
1. 2. 3. 4. |
Taman Kanak-kanak PAUD Sekolah Dasar Negeri SLTP Negeri |
1 1 2 1 |
4 2 21 26 |
122 37 351 393 |
|
JUMLAH |
5 |
53 |
903 |
|
Sumber: data Pemerintah Desa Kedungjajang
Sebenarnya ada solusi yang bisa menjadi alternatif bagi persoalan rendahnya Sumber Daya Manusia (SDM) di Desa Kedungjajang yaitu melalui kursus ataupun pelatihan. Namun sarana atau lembaga ini ternyata juga belum tersedia dengan baik di Desa Kedungjajang. Mungkin dukungan dari pemerintah dan masyarakat masih kurang. Hal inilah yang menjadi pekerjaan dasar dan berat pemerintahan Desa Kedungajajng sekarang ini.
Jika dilihat dari segi kesehatan serta sarana dan prasarana yang tersedia, masalah kesehatan adalah hak setiap orang dan merupakan aset yang amat penting bagi masa depan bangsa secara umum. Masyarakat yang produktif adalah masyarakat yang sehat fisik dam mentalnya. Salah satu cara untuk mengukur status kesehatan masyarakat adalah mencermati banyaknya masyarakat yang terserang penyakit. Laporan warga menunjukkan adanya gejala masyarakat yang terserang penyakit relatif tinggi, yang antara lain disebabkan oleh infeksi pernapasan akut bagian atas, malaria, penyakit sistem otot dan jaringan pengikat. Data tersebut menunjukkan bahwa gangguan kesehatan yang sering dialami penduduk adalah penyakit yang bersifat cukup berat dan berdurasi lama bagi kesembuhannya, yang diantaranya disebabkan perubahan cuaca serta kondisi lingkungan yang kurang sehat. Ini tentu mengurangi daya produktifitas masyarakat Desa Kedungjajang secara umum.
Berdasarkan data kependudukan yang ada di desa per akhir tahun 2013, diketahui bahwa data orang cacat mental dan fisik juga cukup lumayan tinggi jumlahnya. Tercatat penderita bibir sumbing berjumlah 4 orang, tuna wicara 3 orang, tuna rungu 11 orang, tuna netra 7 orang, dan lumpuh 3 orang. Data ini menunjukkan masih rendahnya kualitas hidup sehat di Desa Kedungjajang.
Hal yang perlu juga dipaparkan di sini adalah terkait keikut sertaan masyarakat dalam program Keluarga Berencana. Terkait hal ini, dari data BPS (Kecamatan Kedungjajang Dalam Angka Tahun 2014) diketahui bahwa peserta KB aktif tahun 2013 di Desa Kedungjajang berjumlah lumayan banyak. Sedangkan jumlah bayi yang diimunisasikan dengan Polio 259 bayi, BCG 80 bayi dan DPT combo berjumlah 241 bayi. Tingkat partisipasi demikian ini relatif tinggi walaupun masih bisa dimaksimalkan meskipun ketersediaan fasilitas kesehatan berupa sebuah Polindes belum ada namun ada 4 buah Posyandu di Desa Kedungjajang.
Tingkat pendidikan warga masyarakat yang tidak terlalu jauh berbeda, menghasilkan suatu sudut pandang dalam masyarakat yang tidak jauh berbeda. Sehingga jarang sekali terjadi pertikaian dalam masyarakat terkait adanya ketidak samaan persepsi atau pendapat mengenai beberapa permasalahan yang kerap timbul dalam kehidupan bersosial masyarakat. Hal tersebut bisa juga dibuktikan dengan tingginya tingkat kepedulian sesama warga. Dalam hal ini sebagai contoh kongkritnya, terbukti melalui adanya iuran dasawisma rutin yang disediakan bagi warga yang sakit. Sumber: data profil desa Tahun 2014
Dari tabel 3 diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa masih ada pengangguran meskipun dengan angka yang tidak terlalu tinggi. Angka-angka inilah yang merupakan kisaran angka pengangguran di Desa Kedungjajang.
- Kondisi Ekonomi
Ditinjau dari kondisi dan ciri geologisnya, luas wilayah Desa Kedungjajang menurut data BPS adalah 368 Ha. Lahan tersebut terbagi dalam beberapa peruntukan yang dapat dikelompokkan sebagai fasilitas umum, pemukiman, perkebunan dan kegiatan ekonomi lainnya. Luas lahan yang dipergunakan untuk pemukiman seluas 50 Ha. Sedangkan untuk kegiatan pertanian seluas 316 Ha. Sisanya dipergunakan untuk fasilitas umum seluas 2 Ha. Wilayah Desa Kedungjajang secara umum mempunyai ciri geologis berupa lahan tanah coklat kehitaman yang sangat cocok sebagai lahan pertanian dan perkebunan. Dilihat dari tingkat kesuburannya, kesuburan tanah Desa Kedungjajang terpetakan sebagai berikut: tanah sawah 316 Ha, tanah kering 50 Ha dan jenis lainnya 2 Ha.
Berdasarkan data profil desa tahun 2014, yang masuk tanaman palawija seperti kedelai, kacang tanah, kacang panjang, jagung, dan ubi kayu, ubi jalar, serta tanaman buah seperti mangga, pepaya dan pisang juga mampu menjadi sumber pemasukan (income) yang cukup handal bagi penduduk desa ini. Untuk tanaman perkebunan, jenis tanaman tebu merupakan tanaman andalan. Kondisi alam yang demikian ini telah mengantarkan sektor pertanian secara umum menjadi penyumbang Produk Domestik Desa Bruto (PDDB) terbesar.
Tingkat pendidikan dan kesehatan masyarakat berkaitan erat dengan tingkat pendapatan masyarakat. Dimana hal tersebut dipengaruhi oleh mata pencaharian mayoritas masyarakat. Dari data profil desa tahun 2014 diketahui ada 30 orang yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Selain iru berkembang pula beberapa industri kecil antara lain; industri huller sebanyak 1 buah, industri tempe 1 buah, industri tahu 2 buah dan industri mebel 2 buah. Selain itu terdapat berbagai macam ternak besar dan kecil, jumlah toko/kios dan warung serta sarana transportasi seperti yang tersaji dalam tabel berikut :
Tabel 5
Populasi Hewan Ternak dan Jumlahnya
|
No |
Hewan Ternak |
Jumlah |
|
|
1 |
Hewan Ternak Sapi Kambing Domba |
460 ekor 106 ekor 79 ekor |
|
|
2 |
Unggas/Itik Ayam Buras Ayam Petelor Itik Kelinci |
10.320 ekor 1.000 ekor 900 ekor 15 ekor |
|
umber: data Profil Desa Tahun 2014
Tabel 6
Jenis Kendaraan dan Jumlahnya
|
No |
Jenis Kendaraan |
Jumlah |
|
|
1 2 3 4 5 6 7 8 9 |
Truk Colt pick up Colt station Mobil Sepeda motor Dokar Becak Sepeda Cikar |
9 6 1 3 545 2 2 250 1 |
|
Sumber: data Profil Desa Tahun 2014
Tabel 7
Indikator Transportasi dan Jumlahnya
|
No |
Indikator Transportasi |
Jumlah |
|
|
1 2 3 |
Tukang ojek Tukang becak Truk/Pick Up |
15 orang 1 orang 15 buah |
|
Sumber: data Profil Desa Tahun 2014
Tabel 8
Jumlah Pasar, Warung dan Toko
|
No |
Jenis Toko |
Jumlah |
|
|
1 2 3 |
Pasar Toko/Kios Warung/Rumah makan/Restoran |
1 14 7 |
|
Sumber: data Profil Desa Tahun 2014
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |










