Sejarah Desa

31 Januari 2017 19:18:39 WIB

SEJARAH DESA

                Sejarah Desa Kedungjajang seperti yang diceritakan oleh tetua desa, asal usul Desa Kedungjajang bermula pada masa Kerajaan Lumajang. Konon katanya, pada masa itu ada sejiwa yang sakti mandraguna pergi ke sungai yang bernama kali juwet . sesampai disungai tersebut, jiwa sakti mandraguna itu mendapati sebuah kedung yang terlihat angker dan sangat dalam, sehingga timbul rasa penasaran, jiwa tersebut mengambil bambu berjenis jajang untuk mengukur kedalamannya. Namun, meski telah menghabiskan banyak bambu jajang, belum juga didapati dasar kedung. Membuat jiwa sakti tersebut putus asa dan menyerah. Kemudian, jiwa sakti itu menjadikan tempat di sekitar kali juwet sebagai tempat pemukiman bernama KEDUNGJAJANG. Kata kedung di ambil dari tempat yang sangat dalam dan jajang dari nama jenis bambu yang di gunakan untuk mengukur kedalamanya.

                Seiring dengan perkembangan waktu, tempat tersebut menjadi sangat padat dan luas menjadi sebuah desa yang memiliki sistem pemerintahan. Sejarah desa kedungjajang yang dapat di ketahui adalah sejak masa pemerintahan Mbah Rantiyem yang berakhir pada tahun 1841. Selanjutnya, terjadi pergantian pemerintahan dengan pemimpin sebagai berikut :

  1. Mada Pimpinan Mbah Rantiyem (sd tahun 1841)

Nama asli beliau adalah Raden Mulijo Mustofa/ Mbah Slamet, yang memimpin sampai tahun 1841.

  1. Masa Pimpinan Endro Nurdin (1841 - 1872)

Beliau merupakan putra dari Raden Mulijo Mustofa, beliau mewarisi jabatan tersebut karena pada masa itu Desa Kedungjajang masih berupa Kadipaten.

  1. Masa Pimpinan Jumalit (1872 – 1905)

Beliau merupakan penerus Endro Nurdin.

  1. Masa Pimpinan Singorejo (1905 - 1935)

Beliau menggantikan Jumalit dengan masa kepemimpinan selama 30 tahun.

  1. Masa Pimpinan Tomo Diharjo (1935 - 1955)

Beliau mewarisi jabatan ayahnya Singorejo yang meninggal dunia. Sebelum menjadi kepala desa, beliau sempat menjadi Carek. Pada masa ini, untuk menghindar dari kejaran kolonial Belanda, Tomodiharjo seringkali mengungsi dan meninggalkan Kadipaten tanpa penguasa karena enggan di ajak kerjasama oleh Belanda. Sampai akhirnya Indonesia Merdeka dan menggunakan sistem pemerintahan Demokrasi.

  1. Masa Pimpinan Masnawi (1956 - 1965)

Masnawi merupakan kepala desa yang dipilih langsung oleh rakyat. Sebelum menjadi kepala desa, beliau adalah Carek pada masa pemerintahan Tomodiharjo.

  1. Masa Pimpinan Kromosari (1966 - 1968)

Kromosari memimpin Desa Kedungjajang hanya 2 tahun. Karena beliau merupakan Caretaker, mengisi kekosongan kepemimpinan setelah di tinggalkan oleh Masnawi sampai di adakan pemilihan kepada desa kembali.

      8. Masa Pimpinan H. Djoyo Santoso (1968- 1998)

Djoyo Santoso memimpin Desa Kedungjajang bersamaan dengan lahirnya pemerintahan Orde Baru. Pada masa kepemimpinan beliau, Desa Kedungjajang memperoleh prestasi yang membanggakan, yaitu menjadi juara lomba desa tingkat karesidenan Malang dan juara 2 lomba tingkat propinsi. selain itu, terjadi pemekaran wilayah kecamatan. Tepatnya pada tahun 1992. Sehingga desa kedungjajang yang awalnya masuk wilayah kecamatan Klakah, berganti wilayah kecamatan Kedungjajang. Menariknya, akhir masa kepemimpinan beliau di desa kedungjajang bersamaan dengan berakhirnya masa orde baru di Indonesia.

     9. Masa Pimpinan Jubat Hariyanto (1998 - 2006)

Awal masa jabatan Jubat Hariyanto menggantikan kepala desa sebelumnya, bersamaan dengan peristiwa reformasi di Indonesia. Pada masa ini terjadi banyak perubahan peraturan. Salah satunya mengenai masa jabatan kepemimpinan pemerintahan. Dimana setiap pimpinan pemerintahan dalam hal ini wilayah terkecil adalah desa, masa jabatannya tidak boleh melebihi 2 kali masa jabatan. Pada masa ini pemerintah desa Kedungjajang baru memiliki bangunan kantor sendiri. Sebelumnya, kantor pemerintah desa berpindah pindah tergantung pada pemimpin yang menjabat.

  1. Masa Pimpinan Radiyal (2008 - 2014)

Pada awal kepemimpinan Radiyal, terjadi banyak kekosongan posisi perangkat desa. Sehingga di adakan seleksi penerimaan Kaur dan Kasun pada tahun 2008. Pada masa beliau, pembangunan infrastruktur mengalami banyak peningkatan.

  1. Masa Pimpinan Jubat Harianto (2014 - sekarang)

Ini merupakan masa jabatan ke -2 bagi Jubat Hariyanto menjabat sebahagi kepala desa kedungjajang. Pada masa ini beliau berusaha melakukan pengabdian dan pekerjaan sebaik baiknya demi meningkatkan taraf hidup warga desa Kedungjajang dalam segala bidang.

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Kedungjajang

tampilkan dalam peta lebih besar